Pada beberapa artikel terdahulu telah dibahas NetMeter sebagai penganti DUMeter. Saya sempat mencoba NetMeter kemudian tidak suka karena NetMeter kekurangan satu fitur penting. Fitur itu adalah pemutusan koneksi dial up dengan syarat tertentu. DUMeter ada fasilitas ini sehingga memungkinan komputer untuk download secara optimal dan otomatis (link 1, link 2) bila digabung dengan CiDial.

Dulu saya sempat melihat Networx. Tapi karena situs tempat saya melihat Networx kurang mendukung, saya mengira Networx adalah program komersial seperti BWMeter. Hari ini saya baru tahu kalau Networx merupakan program freeware. Setelah menginstall dan mencoba, saya berpendapat bahwa Networx lebih hebat dari DUMeter. Lihat gambar 1.

Networx_Vs_DuMeter

Gambar 1. Networx vs DUMeter

Pada gambar kotak biru artinya kita bisa memutus koneksi dial up yang sedang aktif. Kotak merah mudah menunjukkan syarat yang diperlukan agar dial up yang sedang aktif diputus. Misalkan kecepatan kurang dari 10 KB/s putuskan internet. Nanti dengan Cidial koneksi yang putus ini akan disambung lagi. Hal inilah yang akan membuat berinternet di Indonesia lebih optimal.

Salut Untuk DELL

Seringkali saya mendengar berita tentang salah pasang harga dan mereka bertanggung jawab. Mungkin beberapa pembaca ragu-ragu mengenai kebenaran beritanya. Hari ini ada kejadian terbaru. Dell salah pasang harga LCD 19” manjadi $15. Harga LCD asli DELL adalah $229, karena suatu kesalahan setelah didiskon harganya tinggal $15. Kesalahan harga ini berlangsung selama 8 jam.

Selama 8 jam itu ada kurang lebih 26.000 orang membeli 140.000 LCD dengan total kerugian $18.000.000 ($18 juta). DELL akhirnya bertanggung jawab mengirimkan LCD tersebut dengan harga $15. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab yang harus ditiru. Toh kesalahan ini merupakan kesalahan dari DELL sendiri bukan pihak lain. Dari jaman dulu banyak berita kesalahan semacam ini, dan semua terpaksa merugi sebagai bentuk tanggung jawab mereka. Mereka antara lain Amazone, IBM, dan sebagainya.

Semoga DELL Indonesia juga bisa seperti ini ketika mereka melakukan kesalahan yang sama. Mengalami kerugian seperti diatas memiliki sebuah hal yang positif. Hal ini adalah perusahaan akan TAKUT melakukan kesalahan serupa karena ruginya banyak dan akan lebih berhati-hati.

Sayangnya hal ini jauh berbeda dengan perusahaan di Indoensia yang terkesan cuek dan selalu melakukan kesalahan yang sama. Mereka melakukan kesalahan yang sama karena kesalahan yang lama tidak berakibat fatal. Kapan Indonesia bisa maju kalau bentuk tanggung jawab sekecil ini saja tidak bisa dilakukan.

Sumber:

Tomshardware

Maju Jaya - ITC

image

Seorang gadis muda, entah siapa namanya, salah satu pemilik stand makanan di ITC lantai UG, adalah seorang gadis muda yang patut ditiru sikap dan semangatnya. Tanpa rasa pamrih, gengsi, ataupun apalah yang membuat gadis-gadis generasi jaman sekarang tidak mau bekerja susah, dia bekerja dengan giatnya 24/7. Luar biasa. Untuk hari-hari rame, dia dibantu oleh ibunya.

Mengapa saya sebut dengan cewek-cewek jaman sekarang? Mungkin saja anda bukan salah satunya, namun entah cowok, entah cewek, sekarang ini, generasi muda mengalami degenerasi. Semangat yang mudah patah, gampang menyerah, hanya mengandalkan mencari pasangan yang kaya, mau enaknya saja, dan lain-lain. Siapakah yang salah? Orang tua? Siapa lagi?

Maju Jaya, salah satu nama toko tersebut. Jus apukat, sari kedelai, es teh, es cao, ote-ote goreng, dan lain-lain, ada disana. Sudi mampir? ITC Surabaya, UG Floor.

Simple in English. This article is about comparator many image interpolation. There are Nearest Neighbor, bilinear, bicubic,  OnOne Fractal, Acdsee ClearIQZ, Lanczos,  Box, Triangle, Bel, B-Spline, Mitchell, Spline, Spline-XL, Catmud, Hermit. 

=============In Indonesia===========================

Artikel ini mengenai interpolasi untuk perbesaran gambar. Dalam contoh ini interpolasi yang akan dibahas adalah Nearest Neighbor, bilinear, bicubic,  OnOne Fractal, Acdsee ClearIQZ, Lanczos,  Box, Triangle, Bel, B-Spline, Mitchell, Spline, Spline-XL, Catmud, Hermit. Jadi metodologinya adalah saya akan mengambil sebuah gambar dari web, kemudian akan saya besarkan menggunakan beberapa algoritma interpolasi diatas. Gambar akan diperbesar 400% kemudian dimasukkan ke blog ini.

 Michael Jackson - Bad

Gambar 1. Original

MJ_Nearest

Gambar 2. Nearest Neighbor

MJ_Biliniar

Gambar 3. Biliniar

MJ_Bicubic

Gambar 4. Bicubic

MJ_Fractal

Gambar 5. OnOne Genuine Fractal

MJ_ClearIQZ_Low

Gambar 6. Acdsee ClearIQZ

MJ_Lanczos

Gambar 7. Lanczos

MJ_BOX

Gambar 8. Box

MJ_Triangle

Gambar 9. Triangle

MJ_Bell

Gambar 10. Bel

MJ_Bspline

Gambar 11. B-spline

MJ_Mitchell

Gambar 12. Mitchell

MJ_S-Spline

Gambar 13. Spline

MJ_S-SplineXL

Gambar 14. Spline XL

MJ_Catmull-Rom

Gambar 15. Catmud

MJ_Hermite

Gambar 16. Hermite

Secara umum, Lanczos merupakan default dari Acdsee. Bicubic merupakai default dari Photoshop. SPline-XL dan Genuine Fractal merupakan interpolasi khusus yang terdapat pada program khusus berbayar. SPline-XL terdapat pada Photozoom Pro, sedangkan Genuine Fractal adalah nama program bukan nama interpolasi. Clear-IQZ terdapat pada Acdsee FotoSlate. Secara umum program yang digunakan ada empat. Acdsee Pro 2.5 (dengan FotoSlate terinstall), Photoshop CS4, Genuine Fractal 6 Pro, dan Photozoom Pro. Silahkan dinilai sendiri mana yang terbaik.

Gambar original digunakan juga untuk menghormati Michael Jackson. Selamat jalan Michael Jackson.

Nasi Goreng Hoki

Nasi Goreng Hokky (3)

Mungkin bagi yang kuliah di Erlangga, atau sering ke rumah sakit di Dharmawangsa, anda akan cukup akrab dengan sebuah depot yang menyajikan makanan Enak dan lezat, sehat, dan halal, sesuai dengan promosinya di spanduk tersebut. Nasi goreng Hoki, secara tidak sengaja kutemukan ketika malam-malam kelaparan melewati jalan Dharmawangsa. Alhasil, ketika menoleh, tertataplah mataku melihat sebuah tulisan cukup besar bertuliskan Nasi Goreng Hoki. Dan sekali lagi, ini bukan depotnya Hok, penulis andalan blog ini. Kebetulan saja namanya sama.

Nasi Goreng Hokky (2)

Nah, inilah tampak dari luarnya, cukup terang dan menarik perhatian bukan?

image

Di panel depan, terlihat harga-harga kisaran yang dijual oleh Nasi Goreng Hoki. Berminat? Silahkan klik gambar untuk memperbesarnya. Bagaimana dengan suasananya? 3

Nasi Goreng Hokky

Kurang lebih beginilah suasana yang akan anda dapatkan apabila masuk ke bagian dalam Depot Nasi Goreng Hoki. Anda berminat untuk mengunjunginya? Begini, apabila anda dari arah PDAM, dan PDAM berada di kanan jalan, maka anda akan bertemu dengan perempatan. Beloklah kanan, dan rumah sakit akan berada di sebelah kiri anda. Tengoklah kanan, maka akan terlihat sebuah tulisan bertuliskan Nasi Goreng Hokky. Selamat mencoba

Foto Di Malam Hari

SD Gabriel Malam2 (1)

Sebenarnya, ini adalah foto SD tercinta. Namun karena malam, maka begini hasilnya. Dengan camera pocket Nikon murahan, tertangkap juga gambarnya samar-samar. Bagaimana cara mendapatkan gambar seperti ini dengan kamera poket?

  1. Set ISO terendah
  2. Cari tempat yang datar (Supaya tidak dipegang oleh tangan)
  3. Set count down timer
  4. Biarlah kamera mengambil gambar

Hasilnya meskipun gelap, namun lebih baik daripada tidak sama sekali.

Panoramic Jalan (1)

Pernahkah anda melihat sebuah sunset di tengah perumahan yang rindang? Gambar di atas adalah contohnya. Bagaimana membuat agar gambar tersebut tidak monoton? Salah satu caranya adalah dengan mengambil gambar lewat camera anda dengan sudut ekstrim.

Panoramic Jalan (6)

Kurang lebih, beginilah hasilnya. Jangan lupa untuk memfokuskan lensa anda ke tanah. Bila anda menggunakan kamera pocket seperti saya, gunakan fungsi macronya.

Apakah masih ada trik lain?

Panoramic Jalan (7)

Ya, hilangkan objek-objek yang mengganggu seperti mobil, dll. Karena temanya adalah keindahan alam, cobalah untuk mengambil sebuah objek alam pula. Misalnya dengan mengambil objek daun kering, sehingga Focus of Interest akan berada di tengah, dan bukan lagi di mobil-mobil yang termasuk dalam gambar (Contoh tengah).

Kafe Pisa - Surabaya

Kafe Pisa. Sebuah kafe yang ada di jalan HR. Muhammad dan Manyar Kertoarjo. Suasana dan desainnya yang cukup bagus membuat anda terlupakan bahwa anda di Surabaya*

*Ketika anda di dalam Kafe Pisa tentunya

Kafe PisaKafe Pisa (1)

Nah, seperti apa sih makanan yang disajikan Kafe Pisa? Menurut saya, makanan tersebut cukup enak dan merupakan yang lazim ditemui, hanya saja suasananya yang harus dibayar lebih.

Seperti gambar di atas, ketika seorang teman saya memesan Chicken Terriyaki dan sebuah nasi goreng. Sebenarnya, rasa maupun kuantitasnya tidak jauh berbeda dengan resto-resto yang lain. Mohon maaf, karena foto ruangan tidak saya berikan, karena waktu itu, saya cukup sibuk untuk bernegosiasi. Nah demikian hasil cuplikan makanan di Kafe Pisa. See you next time again 4

Many developers thing that they won’t go to 64 bit path. One of the main reason is their program is too simple. They thing simple program will not have advantages to go to 64 bit. And they also thing if there is a “craziest” developer that make so simple program to 64 bit.

They are all wrong. There is this kind developer. It name Microsoft. Microsoft has been made it Notepad native 64 bit application in Vista (perhaps event in XP). You are all know what notepad is. Notepad is a very simple text editor build in a Windows. Now what advantages does it bring by going native 64 bit?

One thing in my mine is compatibility. I thing it is more compatible and robust when there is a 32 bit program in a mix. So here is it enjoy the picture:

64bitNotepad 

Picture 1. 64 bit Notepad.

More FYI, Wordpad and Paint is also native 64 bit. The only not native is just Internet Explorer and Media Player. Internet Explorer has right not to be native since many 3rd party plug in (especially flash and more ironic Silversight) doesn’t not support 64 bit IE. Media Player has the same “out of luck” with codec. BUT 64 bit Media Player that lack of codec is only happen in Vista world. I am still confuse why Microsoft doesn’t make Windows Media Player 12 64 bit as a default Media Player. Both Media Player 32 bit and 64 bit has the same out of the box codec in the OS.

Ok back to topic. I hope there are many simple apps than has native 64 bit beside Notepad.

=============In Indonesia==========================

Banyak hal yang menyebabkan pengembang software tidak mau ke arah 64 bit. Salah satu alasan utama adalah program mereka sangat sederhana. Mereka berpikir bahwa program mereka tidak akan memiliki kuunggulan apapun dengan beralih ke 64 bit. Mereka juga berpikir hanya developer gila yang akan membuat program sederhana 64 bit asli.

Mereka semua salah. Developer gila itu adalah Microsoft. Microsoft telah membuat Notepad native 64 bit sejak Vista (mungkin malah sejak XP). Kalian semua tahukan Notepad itu apa. Notepad adalah editor teks yang sangat sederhana. Jadi keuntungan apa yang diperoleh dengan membuat notepad asli 64 bit?

Satu hal dipikiranku adalah kompabilitas. Saya pikir akan lebih kompatible / cocok jika tidak ada campuran program 32 bit dalam sistem 64 bit. Lihat gambar di atas.

Info lebih lanjut Worpad dan Paint juga sudah asli 64 bit. Yang tidak asli adalah Internet Explorer dan Media Player. Internet Explorer mempunyai hak untuk tidak asli karena banyak plug in pihak ketiga  (terutama Flash dan yang lebih ironi Silversight) yang tidak mendung IE 64 bit. Media Player juga memiliki nasib yang sial dengan codec. TAPI Media Player 64 bit yang tidak ada codec ini hanya terjadi di duninya VISTA. Saya masih bingung mengapa Microsoft tidak menjadi Windows Media Player 12 64 bit sebagai media player default. Kedua Media Player 32 bit dan 64 bit telah memiliki codec secara langsung di dalam OS.

Balik ke topik. Saya berharap akan banyak program sederhana yang asli 64 bit selain NOTEPAD.

Disclaimer

DISCLAIMER : Semua materi di situs ini adalah untuk konsumsi pribadi. Bagi yang baca silahkan, namun tidak akan pernah dibenarkan untuk membenarkan ataupun menyalahkan. Kami tidak pernah memberikan rekomendasi ataupun saran mengenai strategi investasi, oleh karena itu, tidak akan pernah ada TUNTUTAN apapun atas apa yang tertulis di situs ini. Singkat : DISCLAIMER VERY VERY ON...